Jumat, 27 Oktober 2017

Hujan di Panti


Hujan di Panti
            Sore itu terdengar suara petir bergemuruh di langit yang menakutkan seluruh anak-anak panti. Anak-anak yang sedang bermain di bawah pohon berlari ke arah panti karena takut kesambar petir. Semuanya berharap semoga petir segera berakhir dan segera hujan. “Semoga hujan ya bu” ujar anak-anak kepada ibu panti. Ibu panti kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas, meminta semoga Allah menurukan rahmat-Nya. Do’a ibu panti langsung di aminkan oleh anak-anak panti, mereka ramai-ramai mengucap amin. Sesaat kemudian turunlah hujan tetapi sempat terhenti sehingga membuat anak panti kesal saat itu. Namun beberapa menit kemudian hujannya kembali turun. Anak-anak panti sangat gembira, seluruh tubuh mereka dibasahi air hujan. Mereka berlari kesana-sini penuh kegembiraan. Sesekali mereka memercikkan air ke arah ibu panti.
            Tiba-tiba terdengar suara anak yang meminta tolong dari arah sungai. Semua orang berlari menuju arah suara anak tersebut yang tak jauh dari panti. Ternyata terlihatlah Anis ditepi sungai.
“Kenapa Anis, kok meminta tolong sepertinya kamu panik sekali” tanya ibu panti penasaran.
“Riko bu… ia kecebur kesungai… bu… dia dibawa arus sungai bu.” jawab Anis dengan nada yang bersalah. Anis dan Riko sudah diperingatkan oleh ibu panti untuk tidak bermain disungai, namun mereka tetap saja nekat bermain ke sungai. Seharusnya mereka mengindahkan peringatan ibu panti yang memang pada saat itu air sungai sedang deras-derasnya di saat-saat hujan. Ditengat-tengah hujan seluruh penjaga panti mencari-cari Riko di seluruh tepi-tepi sungai. Derasnya air sungai membuat pencarian ditunda untuk sementara.
“Dolah kamu laporkan ini kepada pak Rt ya, cepatan ya !!” minta ibu panti kepada Dolah.
            Mendengar berita tersebut pak Rt langsung mencari bantuan kepda Tim-Sar.
“Bu kenapa Riko sampai kecebur kesungai” tanya pak Rt kepada ibu panti.
“Begini pak, ketika itu anak-anak bermain hujan. Sebelum mereka bermain hujan, saya sudah memperingatkan  kepda mereka supaya jangan bermain disungai. Air sungai kan tidak menentu jika hujan pak. Namun saya tidak melihat Anis sama Riko pak. Ternyata mereka sudah duluan ke sungai pak.” Jawab ibu panti pada saat itu ketakutan. Air matanya menetes didepan pak Rt. Mendengar penjelasan tersebut pak Rt memaklumi. Ia merasa bersalah dengan ibu panti. Apalagi pak Rt sekarang melihat ibu panti menangis di hadapannya. Pak Rt tambah merasa bersalah apabila mengingat permohonan ibu panti kepada pak Rt untuk membuat rumah panti di lokasi lain. Sudah sangat lama ibu panti meminta untuk pidah rumah panti dari lokasi tersebut karena takut kejadian seperti ini. Namun pak Rt selalu menyuruh ibu panti untuk bersabar. Alasannya beragam, mulai dari dananya di buat inilah , dibuat itulah. Pokoknya berbagai alasan dikeluarkan dari mulut pak Rt . Dengan adanya kejadian ini membuat pak Rt merasa menyesal dan bersalah atas sikapnya selama ini.
            Hujan yang belum reda membuat pencarian semakin susah. Berbagai cara dilakukan oleh Tim-Sar dan warga-warga desa untuk mencari Riko. Seluruh tepi-tepi sungai di telusuri. Tak lama kemudian Tim-Sar menemukan baju Riko terlepas dan tersangkut di batu-batu sungai. Sehingga membuat pencarian ditersukan sampai magrib. Hari semakin gelap membuat Tim-Sar semakin kesulitan. Debit air sungai pada saat itu sangat tidak mendukung sehingga membuat Tim-Sar menunda pencarian sampai air sungai stabil dan mendukung pencarian. Mereka terpaksa menunda sampai selesai solat insya karena perkiraan mereka nanti selesai solat insya akan memudahka pencarian. Ibu panti yang dari tadi pasrah dan mengharap semoga Riko ditemukan secepatnya semakin panik. Ia tak henti-henti berdo’a semoga Riko segera di temukan. Ia juga berjanji kepada Allah akan lebih berhati-hati menjaga anak panti.
            Setelah solat insya pencarian semakin di  perluas, diperkirakan riko akan ditemukan jauh dari tempat kejadian. Mengingat kejadian yang sudah berselang beberapa jam membuat personel Tim-Sar di tambahkan. Mengikuti arus sungai Tim-Sar membagi dua Tim. Ibu panti yang menunggu dipanti mendapatkan kabar dari dari Dolah setelah dua jam pencarian setelah insya.
“Bu, Riko sudah ditemukan oleh Tim-Sar. Dia dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tubuhnya memar-memar terkena hantaman batu. Perutnya kembung Karena keminum air sungai sekarang ia kritis  di rumah sakit bu” begitulah Sms dari Dolah dari salah satu rumah sakit di daerahnya. Mendengarkan kabar tersebut ibu panti bersama anak-anak panti langsung menuju ke rumah sakit. Disana ibu panti melihat Riko yang tak sadarkan diri. Melihat kondisi Riko ibu panti kembali menangis. Karena Riko adalah salah satu anak panti yang sangat ia sanyangi. Ia ditinggalkan kedua orang tuanya saat masih kecil. Ibu dan ayahnya meninggal ketika pulang dari liburan dari makam kedua orangtuanya. Ia meninggalkan Riko yang masih berumur 2 tahun . dan terpaksa Riko di bawa ke panti oleh tetangga rumahnya karena ia sudah tidak punya keluarga lagi. Sejak saat itu ibu panti sangat menaruh rasa sayangnya kepada Riko, selain ia rajin ia juga sangat baik terhadap teman-temannya.
“Bu Riko bagaimana bu, apa dia akan sembuh kembali” tanya Anis sambil menghapus air matanya. Namun ibu panti hanya menganggukkan kepalanya dan tak bersuara. Hanya air matanya yang berlinang. Anis memeluk ibu panti dengan perasaan menyesal karena melihat temannya yang tak sadarkan diri. Ia dan ibu panti hanya bisa menunggu dan berdo’a selama Riko masih dirawat diruangan tersebut.

Kamis, 26 Oktober 2017

Makalah Seni Rupa

Makalah Seni Rupa

MAKALAH
SENI RUPA
Di
S
U
S
U
N
Oleh:
Kelompok 3
Nama Anggota Kelompok:
Marwazi
Julianti
Yusri Wardani
Adnan
Nurasyida
Safrina dewi
Guru Pembimbing:
Ibu ulva S.Pd


DINAS PENDIDIKAN DAN OLAHRAGA KOTA LHOKSEUMAWE
TAHUN AJARAN 2016-2017


Kata Pengantar


Assamuallaikum wr.wb
            
            Puji dan syukur tak terlupa kami panjatkan kepada kehadiran allah swt yang telah memberikan nikmat kepada kami untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas makalah seni rupa ini.
Makalah ini berisikan tentang pengertian seni rupa serta cabang seni rupa yaitu seni rupa murni dan terapan.Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman dan juga berguna untuk menambah pengetahuan bagi kami.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang.Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kepada ibu untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Lhokseumawe, 8 Agustus 2016


Daftar Isi


Kata Pengantar_______________________________________________________­­­­                    ii
Daftar Isi______________________________________________________________                    iii
Pendahuluan__________________________________________________________                   iv

BAB I
A.    Pengertian Seni Rupa______________________________________________                 1
B.     Macam-macam Seni Rupa_________________________________________                2


BAB II
A.        Pengelompokan Seni Rupa___________________________________________           4
B.         Unsur-Unsur Seni Rupa_____________________________________________              5
C.         Fungsi dan Manfaat seni rupa________________________________________          7

BAB III
I.          Kesimpulan ________________________________________________________                10
II.        Daftar Pustaka________________________________________________________            11

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Seni rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsure-unsur rupa yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsure-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna.
Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengan kata lain, kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiaannya.
Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu : karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja. Contohnya: seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, relief dan sebagainya.
Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi atau karya yang memiliki volum dan menempati ruang. Contoh : seni patung, seni kriya, seni arsitektur dan berbagai desain produk.
Seni rupa jika dilihat dari segi fungsinya, dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu: Seni murni (Fine art) dan seni pakai/terapan (Applied art). Seni murni adalah karya seni rupa yang dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan artistik. Fungsi seni murni yaitu sebagai sarana untuk mengekspresikan cita rasa estetik. Yang tergolong dalam seni rupa murni yaitu : Seni lukis, seni patung, seni grafis dan sebagian seni kerajinan. Seni terapan adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. Contoh seni rupa terapan yaitu: Arsitektur, poster, keramik, baju, sepatu dan lain-lain.

iv             
B.    rumusan masalah
1.     Apa pengertian seni rupa?
2.     Apa saja macam-macam seni rupa?
3.     Apa saja pengelompokan seni rupa?
4.    Apa saja unsur-unsur seni rupa?
5.     Apa fungsi seni rupa atau manfaat seni rupa?
C.     Tujuan
a.     Untuk mengetahui pengertian seni rupa.
b.     Untuk mengetahuai apa saja macam-macam seni rupa.
c.      Untuk mengetahui pengelompokan seni rupa.
d.     Untuk mengetahui unsur-unsur seni rupa.
e.      Untuk mengetahui fungsi seni rupa atau manfaat seni rupa.
D.     Manfaat
Manfaat dalam pembuatan makalah ini yaitu untuk memperluas wawasan kami mengenai seni rupa, ragam jenisnya terutama di bidang seni lukis, agar dapat mengembangkan minat dan bakat dalam bidang tersebut.

BAB I
PEMBAHASAN
A.   Pengertian Seni Rupa
Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Bentuk karya merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. Makanya bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya.



1         
Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu : karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja.

B. Macam-macam Seni Rupa
Seni rupa dibagi menjadi tiga cabang yaitu:
1.     Seni rupa murni
Seni rupa murni adalah seni yang tercipta bebas tanpa mempertimbangkan segi fungsi dan kegunaannya tetapi lebih mengutamakan fungsi keindahan. Contoh karya seni rupa murni, yaitu:
·           Seni lukis adalah karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan berbagai warna pada permukaan (penyangga) seperti kertas, kanvas, atau dinding.
·           Seni kaligrafi adalah seni menulis dengan indah dengan pena sebagai hiasan.
·           Seni patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni.
·           Seni relief merupakan gambar ataupun lukisan yang di tampilkan kedalam bentuk Tiga Dimensi atau Trimata, Yang berada di atas bidang dua dimensi atau dwi mata Yang mana relif biasanya terdapat pula pada tugu-tugu peringatan serta terdapat pada candi, Yang pada umumnya relif juga berisi dengan diorama serta memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, untuk lebih jelasnya silahkan saja sobat genggam internet lihat contoh gambarnya di bawah ini.
·           Seni fotografi merupakan salah satu Expresi dari sang pengambil Foto.

2         
2.     Desain
Desain adalah merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda. Contoh aneka macam desain, yaitu:
  • Desain arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.
  •  Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan). Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan
  • keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan lain-lain.
  • Desain industri adalah seni terapan dimana estetika dan usability (kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu barang disempurnakan. Desain industri menghasilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna atau garis dan warna atau gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis, dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri. Kriteria desain industri adalah baru dan tidak melanggar agama, peraturan perundangan, susila, dan ketertiban umum. Jangka waktu perindungan untuk desain industri adalah 10 tahun.
  • Desain interior adalah merupakan sebuah profesi di bidang kreatif dengan solusi teknik yang diterapkan kedalam struktur yang dibangun, untuk mencapai lingkungan interiornya. Solusi ini fungsional, diantaranya untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan budaya penghuni serta memunculkan kesan estetika dalam rumah yang menarik.
3         
3.     Kriya
  • Kriya adalah cabang seni yang menekankan pada keterampilan tangan yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Kriya dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
  •  Kriya tekstil adalah barang-barang yang dihasilkan dari proses menenun barang-barang tekstil meliputi segala hal yang dibuat dengan cara ditenun dan dirajut seperti kain, pakaian, perlengkapan rumah tangga dan lain-lain
  • Kriya kayu yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir kayu yang biasanya digunakan adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contohnya mebel, relief dan lain-lain.
  • Kriya keramik adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya gerabah, piring dan lain-lain.
BAB II
A.   Pengelompokan Seni Rupa
Berdasarkan tujuan pembuatan karya seni rupa, kita mengenal adanya karya seni rupa sebagai berikut:
1.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan religius
Karya-karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan ini ditunjukan sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada aspek dan nilai religi yang dianut senimannya. Pada masyarakat paganisme dahulu, karya-karya seni patung banyak dibuat sebagai bentuk pengabdian kepada dewa-dewa yang dianut kaum tersebut.
2.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan magis
Karya seni rupa jenis ini dibuat untuk menumbuhkan nuansa atau kesan magis .Pada masyarakat primitif serta kelompok masyarakat yang menganut sekte tertentu, sering membuat patung untuk tujuan seperti ini.
3.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan simbolis
Karya seni rupa jenis ini dibuat sebagai perlambangan nilai-nilai yang dianut oleh suatu bangsa, kelompok tertentu, atau organisasi. Bangsa Indonesia memiliki simbol yang dikenal di mana-mana, yakni simbol burung garuda. Setiap organisasi, termasuk sekolah, pemerintah kabupaten, dan sejenisnya memiliki logo tertentu yang dijadikan simbol.

           
            4         

4.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan estetis
Karya seni rupa jenis ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan batin semata, yakni hanya dinikmati sebagai karya seni secara utuh. Karya ini dibuat sebagai hiasan dan dekorasi.
5.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan komersial
Sesuai dengan tujuannya, karya seni rupa jenis ini dibuat untuk menghasilkan uang. Artinya, karya seni rupa yang dibuat diperjual belikan secara terbuka. Tujuan akhir dari pembuatan karya seni rupa jenis ini adalah memperoleh keuntungan.

B.   Unsur – Unsur Seni Rupa
Unsur-unsur seni rupa ada 6 sebagai berikut:
1.      Garis
Garis merupakan unsur utama dalam karya seni rupa. Dalam ilmu matematika, garis didefinisikan sebagai kumpulan titik yang berangkai. Bentuk garis ini bermacam-macam, ada garis lurus, garis lengkung, garis patah-patah, garis terputus-putus.
Garis dapat juga memberikan kesan watak tertentu sehingga dapat digunakan sebagai perlambangan. Kesan watak dari garis ini misalnya:
·         Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan.
·         Garis miring mengingatkan pada kegoncangan, tidak stabil, gerak.

·         Garis tegak, kuat, terpatah-patah mengesankan kekuatan.
·         Garis halus,melengkung-lengkung berirama mengesankan kelembutan, kewanitaan.
     
2.       Bidang
Bidang terbentuk dari satu atau sekumpulan garis yang membentuk bidang tertutup. Bidang terbentuk pula karena adanya perpotongan  beberapa garis pada pangkalnya. Garis-garis ini akan membentuk garis keliling yang saling berhubungan dan bersambungan satu sama lain sehingga membentuk bidang.
Bidang dapat pula dibentuk oleh goresan sesuatu yang berukuran besar seperti goresan kuas cat pada permukaan kanvas atau dinding.


5   
3.      Bentuk
Bentuk merupakan wujud yang dibentuk oleh sekumpulan garis dan bidang. Bentuk ini terdiri atas dua kelompok besar, yakni bentuk geometris dan bentuk organis.
·         Bentuk geometris yaitu bentuk-bentuk tertentu yang terukur dan dapat didefinisikan, seperti lingkaran, bola, bujur sangkar, tabung, limas, dan sebagainya. Sering  juga dikatakan sebagai bentuk mutlak atau murni.
·         Bentuk organis yaitu bentuk alamiah yang sudah mengalami perkembangan, tidak lagi terukur dan sukar didefinisikan, misalnya bentuk pohon, orang atau kuda.

4.      Warna
Warna merupakan unsur penting dalam seni rupa karena selain dapat menimbulkan kesan keindahan dan menyenangkan, warna juga dapat memberi kesan bermacam-macam pada diri sipemandang. Warna dapat memberikan kesan jauh dan dekat (perspektif), dapat menimbulkan rasa sejuk, hangat dan yang lainnya. Selain itu, warna juga dapat dijadikan perlambangan.
Secara teoritis, warna-warna yang ada di alam ini dibangun oleh tiga warna pokok yang dinamakan sebagai warna primer. Warna-warna primer ini terdiri atas warna magenta (merah), cyan (biru), dan yellow (kuning). Percampuran antara warna-warna primer akan menghasilkan warna-warna sekunder, warna tersier, dan seterusnya.

5.      Komposisi
Secara sederhana, komposisi dapat didefinisikan sebagai cara penempatan objek gambar secara serasi di atas bidang gambar sehingga tidak menimbulkan kesan kaku, melelahkan, dan membingungkan. Komposisi juga dapat diartikan sebagai tata susun yang didasarkan kepada pertimbangan rasional, pertimbangan estetika, serta nilai-nilai ekspresi senimannya.
Untuk membuat karya seni yang baik, seorang pelukis perlu memahami kaidah-kaidah komposisi yang terdiri atas kesatuan dan keserasian, keseimbangan, pusat perhatian, irama, kontras dan proporsi.

6   

6.      Tekstur
Tekstur adalah kesan halus atau kasarnya sesuatu  permukaan benda. Pada sebuah gambar, tekstur ini ditampilkan melalui teknik goresan alat gambar pada bidang gambar secara khas. Benda yang terbuat dari kayu, logam, kaca atau gerabah, memiliki rasa permukaan (tekstur) yang berbeda. Bagaimana menggambarkan kasarnya pot bunga dari gerabah, halusnya poci keramik, dengan alat pensil misalnya, perlu dilatih dan dipelajari.
Secara teoritis, terdapat dua macam tekstur, yakni tekstur taktil dan tekstur visual. Tekstur taktil adalah tekstur nyata yang dapat dirasakan dengan menyentuhnya. Misalnya: tekstur kulit jeruk, cetakan embose, dan sebagainya. Tekstur visual adalah tekstur pura-pura atau tekstur simulasi yang timbul akibat ilusi rangkaian gambar.

C.     Fungsi dan manfaat seni rupa

Yang namanya seni rupa tentu memiliki kegunaan atau fungsi. Berdasarkan fungsinya, seni rupa dibagi menjadi dua jenis yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Murni itu adalah asli dan Terapan adalah selain indah bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita lihat berdasarkan pengelompokan itu, jelaslah terlihat fungsi atau manfaat karya seni rupa bagi kehidupan kita atau dilingkungan kita. Terlepas dari jenisnya, secara khusus seni rupa mengandung nilai estetika atau nilai keindahan yang dapat memberikan rasa nyaman atau kekaguman kepada penikmat seni rupa secara umum. Sekalipun nilai estetika adalah hal yang relatif dan cara manusia menilai karya seni rupa begitu beragam dan berbeda-beda, namun tidak dapat dipungkiri bahwa karya seni rupa akan selalu berhubungan dengan keindahan baik itu seni rupa murni yang memang lebih mengutamakan keindahan, maupun seni rupa terapan yang tujuannya lebih pada aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Seperti meja Kursi, Almari, dan lain-lain.
Ketika kita melihat dan memperhatikan seseorang yang begitu mencintai hobinya membuat karya seni rupa, mungkin anda heran tentang apa sebenarnya yang membuat orang tersebut begitu serius, apalagi jika anda melihat bahwa hobi orang tersebut tidak menhasilkan uang alias tidak menguntungkan. Namun memposisikan diri seperti orang tadi, sebagai orang yang punya minat dan bakat dalam menghasilkan karya seni rupa maka anda akan tahu bahwa kepuasan batinlah yang terkadang mendorong seseorang melakukan hal semacam itu. Ekspresi diri menjadi hal yang sangat penting dalam mengembangkan hobi yang nantinya akan mendapatkan sesuatu yang besar.

7         

Berikut beberapa fungsi seni rupa : 
  • Untuk memuaskan batin seniman, atau penciptanya atau memberikan kepuasan batin tersendiri bagi orang yang membuat karya seni. Tanpa mempertimbangkan dia untung atau tidak, tanpa memiliki tujuan untuk mendapatkan uang. Yang terpenting dia puas. SELESAI.
  • Untuk Memuaskan batin Orang lain, atau masyarakat secara luas dengan tingkat penilaian yang bermacam-macam. Terkadang kepuasan batin dikesampingkan, yang menjadi prioritas adalah kepuasan orang lain. Jika orang lain menikmati karyanya, orang lain tersebut harus senang dan merasa puas. Oleh karena itu, seseorang harus melakukan penelitian kecil untuk mengetahui keinginan masyarakat terhadap produk-produk seni. Terutama ketika mau mengadakan Pameran dan Pergelaran dengan penataan ruang yang baik akan memberikan kenyamanan dan kepuasan pengunjung bertambah.
  • Untuk menyampaikan nilai-nilai budaya dan ekspresi seniman untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari atau benda praktis. Arti benda praktis adalah benda yang memang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Namun seseorang tetap akan memperhatikan nilai keindahannya walaupun yang menjadi prioritas adalah kegunaannya.
  • Sebagai sarana ritual keagamaan. Orang akan butuh agama. Agama memiliki kebudayaan. Dan dari zaman dahulu sampai sekarang, terjadi perubahan keyakinan sehingga budaya yang tercipta akan berubah pula. Dulu Patung sebagai Tuhan yang harus mereka sembah, karena adanya perubahan keyakinan, Patung berubah fungsi menjadi hiasan saja atau sebagai benda bersejarah yang terawat, guna menghormati nilai-nilai budaya bangsa yang beraneka ragam.
  • Untuk Mengenang Sejarah. Sebagai media atau alat untuk mengenang suatu peristiwa tertentu yang pernah terjadi pada kurun waktu terdahulu. Suatu contoh SEjarah KAligrafi. Kenangan akan dapat diingat ketika melihat peninggalan bersejarah. Berupa barang-barang antik, Benda-benda purbakala, yang saat itu tentunya digunakan dalam kehidupan mereka dulu. Sekarang sudah berubah fungsi dan menjadi benda hias.
8         
Fungsi Seni Rupa Berdasarkan Cakupannya
Berdasarkan cakupannya, fungsi seni rupa dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu : 
  • Fungsi individu: Fungsi Individu atau bisa kita sebut fungsi pribadi hanya untuk memenuhi kebutuhan emosional dirinya saja. Salah satu contoh fungsi seni rupa bagi perorangan adalah memenuhi kebutuhan emosional. Seni rupa memberikan kepuasan tersendiri bagi penciptanya atau bagi penikmat seni. Tidak perduli terhadap penilaian orang lain. Atau tidak perduli dengan kebutuhan orang lain. Seseorang yang merasa sedih mungkin mendapat penghiburan dengan menikmati keindahan lukisan itu sendiri. Membuat lukisan sendiri yang nantinya karya tersebut dapat membangkitkan kenangannya akan suatu hal yang indah. Memberikan semangat yang melimpah. Menghadiri suatu pameran seni rupa juga dapat menjadi alternatif untuk memulihkan suasana hati atau fikiran yang lelah dengan rutinitas sehari-hari yang membosankan, terlebih jika kita adalah pecinta seni rupa. 
  • Memenuhi kebutuhan fisik: Seni rupa terapan yang digunakan dalam kehidupan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan fisik. Karena ditujukan berupa peralatan untuk bekal hidup, maka karya atau produk seni yang dihasilkan harus memenuhi 3 kriteria yaitu kenyamanan, keindahan dan keamanan. Hal ini sangat dibutuhkan karena ketiganya akan saling mempengaruhi dan saling dibutuhkan. Adanya seni rupa terapan yang tak hanya memperhatikan fungsi tetapi juga nilai estetika atau nilai keindahan. Namun yang menjadi keunggulan tersendiri yang dapat menimbulkan kenyamanan sebagai salah satu pilar penting pemenuhan kebutuhan fisik. Satu contoh adalah desain busana dan aksesoris yang menarik memberikan kenyamanan, keamanan dan nilai guna yang diselaraskan guna pemenuhan kebutuhan fisik individu. 
  • Fungsi sosial Rekreasi Rekreasi: Kita bisa menyebutnya sebagai hiburan. Hiburan itu merupakan salah satu fungsi seni yang paling dapat dirasakan secara langsung. Sebab jika kita melihat karya tersebut, hati menjadi tenang, damai dan nyaman. Timbul rasa semangat kembali untuk berkarya. Ini yang menjadi keuntungan yang berlipat dalam apresiasi seni. Keindahan dan kenyamanan suatu karya seni rupa menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menghibur banyak orang dari berbagai kalangan. Sama halnya dengan perpaduan unsur-unsur musik yang yang mampu membangkikan keceriaan, seni rupa juga mampu membantu manusia untuk menyegarkan suasana setelah menjalani rutinitas yang melelahkan sepanjang hari.

9         
  • Fungsi Komunikasi: Seiring dengan berkembangnya teknologi dan media sosial dan internet, karya seni rupa juga semakin efektif merasuk dalam nilai-nilai budaya budaya mereka. Lihatlah bagaimana seorang pelukis yang berada di Eropa menyampaikan ide-ide dan nilai budayanya melalui sebuah lukisan yang kemudian dapat dilihat oleh banyak orang di seluruh dunia melalui media sosial dimana pelukis tersebut membagikan karyanya. Perhatikan seniman seniman Indonesia yang mampu memukau dunia melalui karya-karyanya. SUngguh luar biasa, para seniman menyampaikan budaya melalui karya seni. Mereka memperkenalkan produk seninya pada dunia. Misalnya Batik, yang sudah diakui dunia. Wayang Kulit yang sudah diakui oleh dunia. Mungkin dunia juga akan mempelajari sejarah Wayang Kulit sampai pada Bagaimana mempelajari Cara Membuat Wayang Kulit. Produk inilah bukti kongkret sebagai media berkomunikasi. Banyak hal yang kita peroleh ketika menikmati suatu kaya seni rupa. Banyak desain bangunan terkenal yang tercipta karena disainernya belajar banyak hal dari seni arsitektur bangunan terdahulu yang berkesan baginya. Begitupula halnya desain busana yang terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan tehnologi dan informatika. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak desainer yang belajar dari karya seni rupa yang sudah ada dan kemudian secara kreatif untuk mengembangkannya. 

BAB III
PENUTUP
I.            Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan , maka kita dapat mengetahui bahwa Seni rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsure-unsur rupa yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna. Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu : karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 2 pula yaitu seni murni dan seni pakai/terapan. Dan juga berfungsi dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Mudah Cari Uang Klik disini

Sabtu, 25 Maret 2017

Makalah Awal Terbentuknya Pemerintahan Orde Baru Pasca Soehartoe Sebagai Pejabat Persiden

Makalah Awal Terbentuknya Pemerintahan Orde Baru Pasca Soehartoe Sebagai Pejabat Persiden

AWAL TERBENTUKNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU
PASKA KEPUTUSAN SIDANG ISTIMEWA MPRS
Di
S
U
S
U
N
OLEH : KELOMPOK 1
MARWAZI
NURASYIDAH
ADNAN
JULIANTI
SAFRINA DEWI
GURU PEMBIMBING:
IBU RISSANITA S.PD

DINAS PENDIDIKAN DAN OLAHRAGA KOTA LHOKSEUMAWE
TAHUN AJARAN 2016/2017

Kata Pengantar


Assamuallaikum wr.wb
            
            Puji dan syukur tak terlupa kami panjatkan kepada kehadiran allah swt yang telah memberikan nikmat kepada kami untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas makalah sejarah wajib ini.
Makalah ini berisikan tentang awal terbentuknya pemerintahan orde baru pasca keputusan siding istimewa MPRS tahun 1967 yang menetapkan Soeharto sebagai pejabat presiden.Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman dan juga berguna untuk menambah pengetahuan bagi kami.
Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang.Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kepada ibu untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Lhokseumawe, 7 Maret 2017




Daftar Isi


Kata Pengantar_______________________________________________________­­­­                    ii
Daftar Isi______________________________________________________________                    iii
Pendahuluan__________________________________________________________                   iii

BAB I
A.    Latar belakang lahirnya orde baru_____________ ______________ __                 
B.    Pemerintahan orde baru yang menetapkan Soeharto sebagai pejabat
        pejabat presiden___________________________________________________               

BAB II
I.          Kesimpulan ________________________________________________________               
II.        Daftar Pustaka________________________________________________________            



PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Lahirnya pemerintahan orde baru tidak bisa dilepaskan dari kondisi social politik di masa itu. Pasca penumpasan G30 S PKI, pemerintah ternyata belum sepenuhnya berhasil melakukan penyelesaian politik terhadap peristiwa tersebut. Kondisi politik tidak stabil dan kepercayaan masyarakat terhadap presiden Soekarno semakin menurun. Surat Perintah Sebelas Maret (SP 11 Maret) Soekarno merupakan dasar lahirnya suatu pemerintahan yang baru kemudian disebut dengan nama orde baru. Kemudian dibuatlah suatu pengertian bahwa Orde Baru adalah tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa, dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi dimasa lampau.



B.    rumusan masalah

1.      Bagaimana awal terbentuknya pemerintahan orde baru pasca keputusan sidang istimewa MPRS tahun 1967 yang menetapkan Soeharto sebagai pejabat pesiden?


C.     Tujuan

1.      Untuk mengetahui awal terbentuknya pemerintahan orde baru saat Soeharto menjabat sebagai pejabat presiden




A. Latar Belakang Lahirnya Orde Baru 

Surat Perintah Sebelas Maret (SP 11 Maret) merupakan tonggak lahirnya suatu pemerintahan yang baru kemudian disebut dengan nama orde baru. Surat perintah yang berasal dari Presiden Soekarno tanggal 11 Maret 1966 ditujukan kepada Letnan Jenderal Soeharto yang bertugas atas nama presiden untuk mengambil tindakan guna menjamin keamanan dan ketertiban negara.Langkah-langkah yang diambil setelah adanya supersemar adalah sebagai berikut.
1. Membubarkan PKI dan ormasnya pada 12 Maret 1966.
2. Mengamankan menteri-menteri dalam Kabinet Dwikora yang terlibat dalam G-30-S/PKI  yaitu:
3. Pengemban Supersemar, pada 18 Maret 1966 menunjukan beberapa menteri ad interim guna mengisi pos-pos menteri yang kosong.
Langkah yang dilakukan Orde Baru adalah mengadakan pembersihan ditubuh Kabinet Dwikora yang disempurnakan, yaitu dengan mengadakan sidang DPR-GR yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang membacakan nota politiknya. Pada 17 Mei 1966 DPR-GR berhasil menyusun kepengurusan DPR-GR dan berhasil membersihkan anggotanya dengan memecat 65 anggota yang mewakili Partai Komunis Indonesia.
Sejak tanggal 22 Oktober 1965 sebenamya status keanggotaan DPR-GR yang mendukung G-30-S/PKI dibekukan. Kabinet Dwikora mengalami beberapa kali perombakan untuk menghilangkan pengaruh menteri yang diduga terlibat G-30-S/PKI. Namun tuntutan terhadap pemerintah untuk melakukan perubahan politik terus berlangsung, seperti aksi mahasiswa di gedung DPR-GR tanggal 2 Mei 1966. Sebagai reaksi tekanan berbagai pihak, Presiden Soekarno secara sukarela menyampaikan pidato pertanggungjawaban pada 22 Juni 1966, pada saat pelantikan pimpinan MPRS. Namun pidato pertanggungjawaban yang berjudul "Nawaksara" itu tidak diterima MPRS.
Sejak pertengahan tahun 1966, perkembangan politik nasional semakin kompleks. Melalui Tap MPRS No. XIII/MPRS/1966, Letjen Soeharto ditugasi untuk membentuk Kabinet Ampera. Akibatnya dualisme kepemimpianan nasional mulai terjadi. Kabinet Ampera dibentuk melalui Keppres No. 163 tanggal 25 Juli 1966 yang ditandatangani Presiden Soekarno. Selanjutnya MPRS mengadakan siding. Pada 25 Juli 1966 Presiden Soekarno melaksanakan Ketetapan MPRS No. XIII/MPRS/1966 tentang Kabinet Ampera dan membubarkan Kabinet Dwikora. Tugas pokok kabinet Ampera disebut "Dwi Dharma" yaitu :
(1) mewujudkan stabilitas politik
(2) menciptakan stabilitas ekonomi.

Kabinet Ampera dirombak pada tanggal 11 Oktober 1966, jabatan presiden tetap Soekarno. Namun, Letnan Jenderal Soeharto diangkat sebagai perdana menteri yang memiliki kekuasaan eksekutif dalam Kabinet Ampera yang disempumakan.
Melalui Sidang Istimewa pada 7-12 Maret 1967 , Majlis Permusyawaratan Rakyat Sementara berhasil merumuskan ketetapan Nomor : XXXIII/MPRS/1967 yang berisi hal-hal sebagai berikut
(1) Mencabut kekuasaan pemerintahan dari tangan Presiden Soekarno;
(2) Menarik kembali mandat MPRS dari Presiden Soekarno dengan segala kekuasaannya  sesuai UUD 1945;
(3) Mengangkat pengemban Tap Nomor IX/MPRS/1966 tentang supersemar itu sebagai pejabat presiden hingga terpilihnya presiden menurut hasil pemilihan umum.

Pada akhir Sidang Istimewa MPRS, 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua MPRS Jenderal TNI Abdul Haris Nasution. Masyarakat luas yang terdiri dari berbagai unsur seperti kalangan partai politik, organisasi massa, perorangan, pemuda, mahasiswa, pelajar, kaum wanita secara kompak membentuk kesatuan aksi dalam bentuk Front Pancasila untuk menghancurkan para pendukung G30S/PKI yang diduga melakukan pemberontakan terhadap negara dengan menuntut agar ada penyelesaian politik terhadap mereka yang terlibat dalam gerakan pemberontakan tersebut. Kesatuan aksi ini kemudian terkenal dengan sebutan angkatan 66 antara lain Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI), Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI), dan lain-lain.

            B.  Pemerintahan Orde Baru yang Menetapkan Soeharto sebagai Pejabat Presiden

Dengan surat perintah 11 Maret 1966 Soeharto mengatasi keadaan yang serba tidak menentu dan sulit terkendali sebagai dampak peristiwa G30S/PKI negara dilanda instabilitas politik akibat tidak tegasnya kepemimpinan Presiden Soekarno dalam mengambil keputusan atas peristiwa tersebut. Sementara partai-partai politik terpecah belah dalam kelompok-kelompok yang saling bertentangan, antara penentang dan pendukung kebijakan Presiden Soekarno.
Pada 20 Februari 1967 Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan pemerintahan kepada Soeharto yang kemudian dikukuhkan di dalam Sidang Istimewa MPRS dalam ketetapan nomor XXXIII/MPRS/1967 mencabut kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat presiden Republik Indonesia. Adanya ketetapan ini maka situasi konflik yang merupakan sumber instabilitas politik nasional telah berakhir secara konstitusional.
Kondisi politik negara sudah mulai kondusif namun demikian kristalisasi Orde Baru belum selesai maka diperlukan penataan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kerangka Orde Baru. Dengan demikian langkah awal diperlukan stabilitas nasional yang dinamis untuk mendukung kehidupan politik yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Kemudian dibuatlah suatu pengertian bahwa Orde Baru adalah tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa, dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi dimasa lampau.
Kekuasaan orde baru menetapkan Soeharto sebagai pejabat Presiden. Pemerintahan orde baru menjalankan kebijakan-kebijakan politik dan ekonomi, seperti Stabilitas Politik Keamanan (Tap MPRS No.IX/1966, Stabilitas Ekonomi (Tap MPRS No.XXIII/1966), dan Pemilihan Umum(Tap MPRS No.XI/1966).
Selama orde lama telah banyak terjadi penyimpangan terhadap pelaksanaan UUD 1945 dan Pancasila. Diantara penyimpangan tersebut adalah pelaksanaan politik luar negeri yang cenderung memihak blok Komunis (Blok Timur). Pemerintahan orde baru menjalankan UUD 1945 dan Pancasila dengan melakukan Rehabilitas dan Stabilitas Polkam. Tujuannya adalah untuk melakukan pembangunan ekonomi bagi kesejahteraan Republik Indonesia.
Pemerintahan orde baru juga membentuk lembaga: Komkamtip, Dewan Stabilitas Ekonomi Nasional dan Dewan Pertahanan Keamanan Nasional. Lembaga ini sebagai suatu pendekatan Keamanan untuk melaksanakan Rehabilitas dan Stabilitas Keamanan.
Pada pemerintahan orde baru Indonesia berupaya menjadi politik luara negeri yang bebas aktif. Jendral Soeharto pada tanggal 14 April 1966 mengatakan “bahwa Indonesia akan menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif, yang menagabdikan kepada kepentinagan bangsa dan ditunjukan untuk mencapai kesejahteraan rakyat”. Indonesia juga melakukan kerja sama ekonomi dan keuangan dengan dunia luar, selama menguntungkan bagi kepentingan Indonesia.
Sebagai wujud nyata Indonesia kembali berhubungan baik dengan Malaysia. Sejak 28 September 1966, Indonesia kembali aktif diforum PBB. Langkah berikutnya, Indonesia bersama Malaysia, Singapura, Thailand, Flipina membentuk organisasi kerjasama organisasi kerjasama regional ASEAN di Bangkok 8 Agustus 1967 untuk meningkatkan kerjasama regional khususnya dibidang ekonomi dan budaya.

PENUTUP
I.            Kesimpulan
            Pada masa orde lama masa pemerintahan Soekarno pada tahun 1966 rakyat sangat sengsara dan komunis bertindak semena-mena, namun semejak orde baru pasca Soeharto menjabat sebagai pejabat presiden rakyat merasa aman, kesejahteraan ditingkatkan, semua komunis yang ada di Indonesia ditahan dan dimusnahkan.


Cari Uang dengan menonton klik disini